Bersinar Di Piala Aff 2026, Regenerasi Timnas Futsal Sesuai Rencana?

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Futsal Indonesia menyapu bersih babak penyisihan Piala AFF Futsal 2026 dengan kemenangan. Pijar performa Garuda terlihat menyala, tapi apakah regenerasi sudah sesuai rencana?

Indonesia meraih kemenangan ketiga pada babak grup Piala AFF Futsal 2026 setelah menggilas Australia 3-2 di GOR Nonthaburi, Rabu (8/4).

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto sengaja membawa skuad dengan nuansa lebih segar. Lima pemain debutan mempertegas sang ahli latih mau lembaran baru untuk masa depan tim Garuda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para debutan Timnas Futsal Indonesia itu adalah Daniel Yeimo, Andarias Kareth, Imam Anshori, Piter Everardus, dan Muhammad Sanjaya. Sedangkan 10 pemain lainnya sudah pernah memperkuat tim senior.

Namun, hanya Dewa Rizki dan Yogi Saputra nan berstatus pemain jebolan Piala Asia Futsal 2026. Sementara tujuh pemain lain nan bercap tim nasional adalah mereka nan kembali mendapat panggilan negara.

Dari pemetaan ini, jelas Souto mau membuka kesempatan bagi wajah baru, namun tak lepas juga mau kembali memberi kesempatan bagi mereka nan sudah ada lebih lama. Utak-atik skuad bisa publik lihat hasilnya sementara.

Tiket semifinal sudah di tangan kala menumbangkan Malaysia 1-0 di laga kedua babak penyisihan. Kemenangan dramatis 3-2 atas Australia membikin langkah menuju fase gugur kian manis.

Dengan status juara Grup B, otomatis Indonesia bakal menghadapi Vietnam sebagai runner-up Grup B. Lawannya tentu tidak bakal mudah lantaran berkutat di pusat kekuatan futsal Asia Tenggara. Tim Merah Putih tetap perlu waspada.

Di samping mempelajari style musuh nan bakal dihadapi, Souto dan staf kepelatihan perlu konsentrasi pada timnya sendiri. Sebab meski tiga laga di fase grup bertabur kemenangan, Indonesia bukan tanpa kekurangan.

Hal nan paling mencolok adalah keahlian penyelesaian. Ini terlihat dari warna-warni produktivitas dari tiga laga. Usai pesta musuh Brunei, Indonesia sempat kesulitan kontra Malaysia dan Australia.

Souto meluncurkan tiga paket dalam tim asuhannya. Paket kedua nan diperkuat Muhammad Sanjaya paling digdaya. Pivot debutan itu mencetak lima gol dari tiga laga.

Paket berikutnya nan produktif adalah nan pertama dengan komposisi Dewa Rizki, Guntur Sulistyo, Andarias Kareth, dan Andres Dwi Persada. Paket ini membuahkan lima gol secara kolektif.

Sedangkan paket ketiga kurang tajam. Hanya ada satu gol dari rombongan Dipo Arrahman, Imam Anshori, Adityas Priambudi, dan Kris Daniel Yeimo. Mereka bukan tak berkontribusi banyak, tapi perlu kualitas nan lebih menanjak.

Aspek ini perlu diperhatikan Timnas Futsal Indonesia agar tak kedodoran di semifinal. Mampukah mereka melakukan itu?

Baca kelanjutan buletin ini di laman berikutnya>>>

Add as a preferred
source on Google

Sumber cnn-sport