Jakarta -
Sempat gempar tantangan duel MMA Elon Musk dan Mark Zuckerberg beberapa waktu silam. Kabar menyebut keduanya waktu itu sempat bersedia gelut, tapi di Koloseum, Italia.
Kemungkinan, pertarungan di Koloseum tak bakal terwujud jika orangnya bukan mereka berdua, seperti dikatakan oleh CEO UFC Dana White.
Dikutip detikINET dari TalkSport, Senin (22/6/2026), setelah pagelaran spektakuler UFC di Gedung Putih akhir pekan lalu, Dana White ditanya apakah dia bakal mempertimbangkan untuk menggelar pertarungan di tempat-tempat nan lebih ikonik. Misalnya Koloseum Roma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
White kemudian menjawab bahwa perihal itu susah dilakukan. Dulu, dia sempat negosiasi dengan Zuckerberg dan Musk soal perihal itu, tapi tidak menjadi kenyataan.
"Saya betul-betul berada di laman belakang rumah saya selama dua minggu untuk menegosiasikan pertarungan itu, dan mereka menginginkan (pertarungan itu diadakan di) Koloseum," terang White.
Kala itu, Koloseum menginginkan sekitar USD 150 juta untuk menyelenggarakannya di sana. Dana nan bakal masuk bakal digunakan untuk memulihkan semua tempat ikonik di Italia.
"Koloseum memerlukan pertarungan antara Zuckerberg dan Musk agar pertarungan itu terjadi, lantaran keduanya bakal menyediakan duit untuk mewujudkan pertarungan tersebut," ujarnya.
Sebelumnya diceritakan bahwa Zuckerberg nan merupakan petarung nan sudah terlatih ini menunjukkan ketertarikannya naik kandang. Pada 2023, bos Meta itu setuju melawan Musk di 'pertandingan kandang'.
Namun, setelah berbulan-bulan beredar rumor, pembicaraan tentang kemungkinan pertarungan itu meredup. Zuckerberg mengatakan Musk tidak serius tentang perihal itu, dan menambahkan bahwa 'sudah waktunya untuk move on'.
Selain klaim Zuckerberg bahwa Musk tidak mau berkomitmen, tampaknya tidak ada argumen lain kenapa pertarungan antara raksasa teknologi itu tidak pernah terwujud.
(ask/ask)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·