Jakarta, CNN Indonesia --
Barcelona akan melibatkan tim norma setelah Presiden Real Madrid, Florentino Perez membawa-bawa kasus lama dalam konvensi pers.
Barcelona bakal mendalami maksud dan makna dari pernyataan Perez. Mereka mempertimbangkan langkah lanjutan setelah pihak mengenai sudah mendapat risalah pada inti masalah.
"Terkait konvensi pers nan digelar Presiden Real Madrid, Florentino Perez, kami menyampaikan ke departemen legal untuk seksama mempelajari pernyataan dan tuduhannya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka sedang menganalisis dan mempelajari langkah nan bakal ditempuh. Setelah mempelajari pertimbangan, segala sikap dan keputusan bakal diambil," tulis Barcelona di laman resmi klub.
Sebelumnya, Perez 'meledak' dalam konvensi pers pada Selasa (12/5) malam waktu Indonesia. Rasa jengkel dan kecewa disampaikan pengusaha 79 tahun itu di hadapan wartawan.
"Saya mau memakai kesempatan ini untuk menanggapi orang-orang nan mengkhawatirkan saya. Saya terus memimpin klub dan perusahaan saya, nan menghasilkan 50 juta euro per tahun."
"Kesehatan saya sempurna. Jika saya menderita kanker, saya bakal pergi ke pusat onkologi. Itu pasti sudah dilaporkan di seluruh dunia. Itu tidak betul dan rumor itu sudah berkembang," kata Perez.
Setelah itu Perez mengungkit persoalan Barcelona pada 2018. Kasus Negreira nan jadi skandal suap 8 juta euro terhadap mantan wakil presiden komite wasit jadi topiknya.
"Kasus Negreira, kasus korupsi olahraga, tetap berlanjut. Ada wasit pada era itu nan tetap memimpin pertandingan. Kami bakal mengusulkan berkas ke UEFA agar perihal itu diakhiri," ucap Perez.
Perez pun menyatakan kerugian tak hanya dialami Madrid sembari berambisi kesungguhan UEFA dalam kasus tersebut. Dalam perihal ini Perez mengaku mendapat support personil Madrid.
"Bukan selalu Real Madrid nan rugi, tetapi juga tim lain. Barca selalu diuntungkan. Kami bakal lihat apakah UEFA bakal turun tangan dalam masalah ini, dan mereka pasti bakal turun tangan," katanya.
(abs/jun)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·