Bank Jago (arto) Raup Laba Rp 276 Miliar, Naik 115%

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta -

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Jago Tbk menyetujui laporan tahunan perusahaan tahun kitab 2025, serta menetapkan susunan personil majelis dewan dan majelis komisaris untuk masa kedudukan 2026-2029.

Sebagai bank berbasis teknologi nan mengedepankan penemuan dan kerjasama dengan ekosistem digital, Bank Jago konsisten bertumbuh secara berkualitas, baik dari jumlah nasabah, biaya pihak ketiga (DPK), maupun penyaluran kredit.

Hingga akhir 2025, jumlah pengguna Bank Jago mencapai 18,2 juta nasabah, termasuk 14,2 juta pengguna funding pengguna Aplikasi Jago. Pertambahan jumlah pengguna beriringan dengan pertumbuhan jumlah DPK dan penyaluran angsuran bank Jago.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepanjang 2025, jumlah DPK nan sukses dihimpun Bank Jago mencapai sebesar Rp 25,9 triliun alias tumbuh 38% dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya Rp 18,8 triliun. Sementara total angsuran nan disalurkan mencapai Rp24,3 triliun alias meningkat 38% dari penyaluran 2024 nan sebesar Rp 17,7 triliun.

Kombinasi positif tersebut berpengaruh terhadap perolehan untung bersih setelah pajak (net keuntungan after tax) Bank Jago per Desember 2025, nan meningkat 115% menjadi Rp 276 miliar dari perolehan untung Rp 129 miliar pada 2024. Sementara total aset mencapai sebesar Rp 36,5 triliun, naik 28% dibandingkan perolehan 2024 nan sebesar Rp 28,5 triliun.

"Kami mengapresiasi seluruh nasabah, mitra, dan stakeholders Bank Jago lainnya atas kepercayaan dan kerjasama selama ini. Pencapaian 2025 terus memotivasi kami untuk berinovasi dan bekerja-sama dalam menyediakan produk dan jasa finansial nan dapat meningkatkan kehidupan jutaan pengguna di Indonesia," ujar Direktur Utama Bank Jago Arief Harris dalam keterangan resminya, Kamis (7/5/2026).

RUPST ini juga menyepakati pengangkatan Nicholas Tan sebagai Direktur Perseroan untuk masa kedudukan 2026-2029, efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Nicholas merupakan lulusan Brown University, AS dan meraih gelar ahli dari University of Cambridge, Inggris. la memulai kariernya di industri teknologi finansial (fintech) OneConnect Financial Technology, Singapura pada 2018-2021 setelah bekerja di perusahaan startup dan konsultan bisnis. Nicholas berasosiasi di Bank Jago pada Januari 2025 sebagai Head of Retail Banking Business Bank Jago.

"Nicholas bakal berkedudukan lebih besar untuk menumbuhkan upaya ritel Bank Jago ke fase pertumbuhan berikutnya. Kami percaya kehadiran Nicholas dapat memperkuat kepemimpinan Bank Jago di industri perbankan digital nasional," tutur Arief.

Dengan pengangkatan kepala baru itu, RUPST menetapkan jejeran terbaru dewan Bank Jago untuk masa kedudukan 2026-2029 sebagai berikut:

- Direktur Utama: Arief Harris
- Direktur Kepatuhan: Tjit Siat Fun
- Direktur: Sonny C. Joseph
- Direktur: Umakanth Rama Pai
- Direktur: Supranoto Prajogo
- Direktur: Nicholas Tan

(igo/hns)

Sumber finance