B50 Picu Tambah Lahan Sawit Di Kalteng? Gubernur: Yang Ada Saja Sudah Banyak

Sedang Trending 1 jam yang lalu

– Gubernur (Kalteng), Agustiar Sabran, menyatakan Pemerintah Provinsi Kalteng mendukung kebijakan pemerintah pusat nan bakal menerapkan BBM biodiesel B50.

Namun, dia menilai kebutuhan bahan baku sawit tetap dapat dipenuhi dari luas perkebunan nan ada saat ini.

“Kita kan memang wilayah sawit, nan ada saja sudah banyak,” ujarnya saat ditemui di Istana Isen Mulang, , Kamis malam, 25 Juni 2026.

Meski demikian, saat ditanya mengenai kemungkinan penambahan areal perkebunan sawit untuk mendukung program B50, Agustiar mengatakan perihal tersebut tetap terkendala kebijakan moratorium.

“Ini kan tetap dalam moratorium. Kalau dibuka alias tidak, kita juga belum tahu lantaran moratorium tetap berlaku,” katanya.

Menurut Agustiar, penerapan BBM B50 juga tidak bisa dilakukan secara instan lantaran memerlukan proses serta kesiapan regulasi.

“Kita dukung, tapi tidak semudah nan dibayangkan. Perlu proses dan regulasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, berasas info dari pemerintah pusat, penerapan BBM B50 ditargetkan mulai bertindak pada Juli 2026.

“Kayanya mulai bulan Juli 2026 ini, itu katanya pusat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, biodiesel B50 merupakan bahan bakar nan terdiri atas campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) dan 50 persen solar berbasis fosil.

(Sya'ban)

Sumber info-lokal