Jakarta, CNN Indonesia --
Arsenal berkesempatan tampil lebih dulu dari Manchester City di dua laga Liga Inggris berikutnya. Dapat kesempatan main duluan, The Gunners bisa tampil maksimal alias menuai hasil sial?
Persaingan Arsenal dan Man City di puncak klasemen Liga Inggris musim ini memang tak pernah surut dari drama. Dua raksasa Premier League ini terus berganti posisi, saling tikam poin demi poin.
Namun angin segar nan semula berdesir ke arah Emirates Stadium sekarang mulai berbalik arah ke Etihad Stadium. Pasukan Pep Guardiola perlahan tapi pasti mencuri takhta dari tangan Mikel Arteta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arsenal sejatinya kukuh di puncak klasemen sejak Oktober 2025 silam. Tapi kokohnya posisi itu rupanya tak memperkuat selamanya.
Kekalahan tipis 1-2 dari Bournemouth pada 11 April lampau menjadi titik awal guncangan bagi The Gunners. Kala itu, Arsenal sebenarnya unggul dua pertandingan lantaran sudah memainkan 32 laga, sementara Man City baru 30 laga.
Andai menang musuh The Cherries, Arsenal bisa memberi tekanan dengan menciptakan selisih 12 poin di atas Man City. Sayang, kesempatan emas itu terbuang sia-sia.
The Citizens lampau memanfaatkan celah tersebut dengan sempurna. Mereka membekuk Chelsea 3-0 dan perlahan menggerogoti kelebihan Arsenal di klasemen.
Jarak nan semula menganga lebar perlahan menyempit. Arsenal mulai merasa ketar-ketir.
Puncaknya adalah duel langsung kedua tim pada 19 April lampau nan berhujung 2-1 untuk kemenangan Man City. Arsenal pun hanya unggul tiga nomor dengan jumlah satu laga lebih banyak.
Man City kemudian menutup selisih poin sekaligus sisa laga itu saat menghadapi Burnley pada 23 April. Menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Erling Haaland, cukup untuk menggeser Arsenal dari takhta tertinggi.
Dengan komposisi 33 laga nan sama, Arsenal dan Man City sekarang mengoleksi poin identik: 70. Begitu juga selisih gol antara kedua tim nan serupa, 37. Namun The Citizens unggul produktivitas gol, 66 berbanding 63 milik The Gunners.
Selisih tipis produktivitas gol itulah nan menempatkan Man City di posisi pertama dan Arsenal lengser ke urutan kedua.
Dari sinilah tim besutan Mikel Arteta kudu memutar otak lebih keras. Tersisa lima laga di Liga Inggris musim ini, dan waktu terus melangkah tanpa kompromi.
Baca lanjutan buletin ini di laman berikut >>>
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·