Aneka Hewan Lokal Yang Makan Ikan Sapu-sapu, Harapan Itu Ada

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Jakarta -

Ikan sapu-sapu nan invasif di sungai, aslinya dari Amazon. Ia tidak punya musuh alami di Indonesia, alias mungkin belum.

Ikan sapu-sapu dari beberapa jenis dalam famili Loricariidae, bukan hanya bikin masalah di Indonesia. Mereka menjadi masalah di semua perairan tawar nan hangat baik itu sungai dan danau. Dari Florida sampai India, dari Indonesia sampai Sri Lanka.

Dilansir dari laman IPB University, Sabtu (25/4/2026) ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis) berkembang biak sangat cepat. Satu betina bisa menghasilkan 19.000 telur dalam satu siklus dan bisa beberapa kali dalam setahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Amazon, ikan sapu-sapu punya banyak predator alami nan mengendalikan populasinya seperti buaya Cayman, burung Cormorant, ikan Common Snook dan ikan Tarpon. Di luar Amazon, ikan sapu-sapu nyaris tanpa lawan.

Itu sebabnya banyak intelektual bumi termasuk di Indonesia meneliti apakah ada hewan lokal di negara masing-masing nan bisa menjadi predator baru untuk ikan sapu-sapu. Jawabannya adalah: ada!

Pakar ikan dan konservasi ikan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Dr Charles PH Simanjuntak mengatakan ada sejumlah ikan di Indonesia nan makan ikan sapu-sapu. Charles mengatakan baru ikan baung dan ikan betutu nan bisa menjadi predator lokal pemburu ikan sapu-sapu.

"Dari sisi kontrol biologis, pemanfaatan predator alami seperti ikan baung dan betutu dapat membantu mengendalikan populasi, meskipun hanya efektif pada fase juvenil ikan sapu-sapu berukuran 0,6-1,0 cm," ujarnya dalam laman IPB University.

Penelitian di Amerika beda lagi. Burung heron biru di Florida misalnya, mereka diketahui memangsa ikan sapu-sapu dalam publikasi riset Noah R Bressman dkk di Jurnal Ichthyology & Herpetology Volume 109 Issue 2 tahun 2021.

Sementara itu dalam jurnal Neotropical Biology and Conservation Volume 13 Issue 3 tahun 2020, Calros A Gaitan et. al. meneliti ikan sapu-sapu di negara Guatemala. Beberapa hewan lokal di Guatemala sudah bisa menjadi predator baru untuk ikan sapu-sapu, ialah burung nasar hitam alias black vulture (Coragyps atratus), burung bare-throated tiger heron (Tigrisoma mexicanum) dan anjing lokal.

Penelitian predator ikan sapu-sapu juga dilakukan di Sri Lanka oleh Suranjan Karunarathna et. al. Dikutip dari ResearchGate, mereka menemukan kebenaran bahwa biawak air (Varanus salvator) juga memangsa ikan sapu-sapu.

Kabar baiknya untuk orang Indonesia adalah, Varanus salvator juga merupakan biawak nan umum ditemukan di Indonesia. Semoga biawak di Indonesia juga memburu ikan sapu-sapu, ya detikers!

Meskipun predator original ikan sapu-sapu di Amazon tidak ada di Tanah Air, semoga lebih banyak lagi predator lokal di Indonesia nan bisa makan ikan sapu-sapu dan membantu manusia mengendalikan populasinya. Ingat-ingat detikers, jangan buang ikan sapu-sapu ke sungai. Lebih baik dimatikan alias dikubur seperti nan dilakukan pihak Pemprov DKI Jakarta.

(fay/fyk)



Sumber detik-inet