Amd Di Atas Angin, Begini Jurus Perlawanan Intel

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta -

Intel dilaporkan tengah melakukan perombakan besar-besaran pada roadmap produknya untuk lima tahun ke depan. Langkah strategis ini diambil demi menyaingi ketatnya kekuasaan AMD, terutama di segmen CPU pengguna untuk desktop, laptop, hingga perangkat konsol gaming handheld.

Dalam sebuah wawancara dengan media asal Jerman, PC Games Hardware, Vice President Intel, Robert Hallock, membeberkan rencana perusahaan untuk menantang lini CPU gaming X3D nan menjadi jagoan AMD.

Menariknya, Hallock menyebut bahwa banyak antusias PC kelas berat nan kerap meremehkan peran krusial perangkat lunak (software) dalam pengalaman komputasi. Menurutnya, sebanyak apa pun jumlah inti (core) alias cache pada sebuah prosesor, performa gaming tidak bakal maksimal tanpa adanya support software nan optimal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hallock memang tidak merinci perubahan spesifiknya, namun dia mencatat bahwa pada chip dengan jumlah core nan tinggi, kehadiran fitur thread director bakal sangat membantu dalam mengurangi latensi.

Fokus Optimalisasi Software

Menanggapi strategi 3D V-Cache dari AMD, Hallock beranggapan bahwa kapabilitas cache ekstra hanya berfaedah untuk aplikasi nan melakukan banyak permintaan memori secara acak, seperti game-game lawas nan dibangun dengan DirectX 9 dan DirectX 11.

Sebaliknya, Application Programming Interface (API) nan lebih modern tidak terlalu berjuntai pada besaran cache, melainkan lebih diuntungkan oleh optimasi software.

Sebagai solusinya, Intel sekarang tengah mengembangkan Binary Optimization Tool (BOT). Alat bantu ini diklaim bisa mendongkrak performa hingga 30 persen pada game modern maupun beban kerja berat lainnya, terlepas dari seberapa besar kapabilitas cache nan dimiliki oleh chip tersebut.

Hallock menegaskan bahwa Intel berkomitmen penuh untuk meningkatkan performa gaming melalui jalur optimasi perangkat lunak, dan menjadikan BOT sebagai komponen krusial dalam masa depan mereka.

Tetap Siapkan Pesaing 3D V-Cache dan Arc G3

Meskipun Hallock mengisyaratkan bahwa Intel lebih memprioritaskan software daripada sekadar "pamer otot" perangkat keras, mereka rupanya tidak sepenuhnya meninggalkan penemuan hardware.

Intel dikabarkan tetap bakal merilis pesaing 3D V-Cache nan dijuluki Big Last Level Cache. Teknologi mutakhir ini diprediksi bakal memulai debutnya berbareng jejeran prosesor Nova Lake pada akhir tahun ini.

Selain itu, Hallock secara tidak sengaja juga membenarkan eksistensi lini skematis Arc G3 nan selama ini tetap sebatas rumor.

"Saya sebenarnya tidak menangani Arc G3 setiap saat," kata Hallock saat dicecar mengenai rencana Intel di ranah handheld PC dan seri Arc G3 Extreme.

Pernyataan singkat tersebut seolah menjadi konfirmasi kuat bahwa Intel memang sedang meracik chip unik untuk menantang kekuasaan AMD di pasar konsol genggam, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Rabu (29/4/2026).


(asj/asj)


Sumber detik-inet