Jakarta, CNN Indonesia --
Alwi Farhan membeberkan tiga kunci krusial dalam merebut tiket final Australia Open 2026.
Alwi merupakan salah satu dari lima atlet Indonesia nan tampil di babak semifinal Australia Open 2026. Pemuda 21 tahun kelahiran Surakarta itu menundukkan Jason Gunawan.
Setelah menang 21-11 pada gim pertama, Alwi kalah 17-21 pada gim kedua. Alwi kemudian menunjukkan kelebihan pada gim ketiga dan menutupnya dengan kemenangan 21-9.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih ya Allah, alhamdulillah saya berada di sini lantaran berkah Tuhan nan Maha Esa. Saya hanya menjalankan tugas saya memberikan nan terbaik untuk Indonesia, saya pasrahkan hasilnya kepada Tuhan," ucap Alwi dilansir dari rilis resmi PBSI.
Pemain nan sudah mengoleksi tiga gelar BWF World Tour itu mengemukakan faktor-faktor krusial nan membuatnya bisa memenangi laga semifinal. Kepercayaan diri lantaran punya rekam jejak tiga kemenangan atas Jason dan pemahaman soal pertandingan jadi modal penting.
"Saya beberapa kali menang melawan Jason dan itu membikin saya lebih percaya diri. Saya melakukan beberapa unforced errors di gim kedua tapi saya tahu saya bisa kembali pegang kontrol permainan di gim ketiga jadi saya coba memanfaatkannya dari awal," beber Alwi.
Selain itu Alwi juga menyatakan ada tekad kuat dari dalam diri nan membuatnya mau menang.
"Di turnamen ketiga beruntun paling susah adalah menjaga fisiknya dan juga mentalnya, tapi nggak ada nan nggak bisa selagi ada kemauan. Jadi apapun rintangannya kita kudu berani melewati," kata Alwi.
Alwi bakal berjumpa tunggal putra asal China Dong Tian Yao pada laga final. Dong mengalahkan Moh Zaki Ubaidillah pada babak semifinal dengan skor 21-19, 9-21, 21-18.
Selain menundukkan Ubed, Dong juga mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting pada babak pertama.
(nva/jal)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·