Alasan Indonesia Open 2026 Digelar Di Istora, Bukan Indonesia Arena

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Polytron Indonesia Open 2026 resmi digelar di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, bukan di Indonesia Arena meski kapasitasnya lebih besar.

Keputusan itu diumumkan Ketua Pelaksana Achmad Budiharto, dalam sesi konvensi pers di Jakarta, Selasa (14/4).

Pemilihan Istora sebagai venue turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut dilakukan dengan argumen nan telah dipertimbangkan secara matang oleh pihak penyelenggara. Penyelenggara mau mengembalikan euforia bulu tangkis Indonesia di Istora Senayan nan selama ini dianggap sebagai tempat keramat bagi para penantang tim Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Achmad Budiharto juga menyebut Istora menyimpan kenangan manis, khususnya ketika venue tersebut pernah mencatatkan prestasi sebagai tempat penyelenggaraan turnamen bulu tangkis terbaik di dunia.

"Jujur saja, Istora itu memberi kenangan nan manis buat kami. Karena mungkin kita tahu, triple jadi the best event in the world itu juga kita ciptakan di Istora. Itu sudah terlalu lama," ujar Achmad Budiharto.

"Sementara kita mau mengembalikan euforia bulu tangkis Indonesia di tempat nan keramat, ialah di Istora Senayan," lanjutnya.

Sebelumnya, sempat ada wacana untuk memindahkan penyelenggaraan arena bergengsi ini ke Indonesia Arena. Hal itu mengingat kapabilitas Indonesia Arena nan bisa menampung sekitar 16.000 hingga 16.500 penonton, jauh di atas kapabilitas Istora Senayan nan hanya sebesar 7.180 kursi.

Namun demikian, penyelenggara tetap meragukan kesiapan bangunan serta kesesuaian tata letak di Indonesia Arena dengan konsep nan telah disusun jauh-jauh hari.

Lebih lanjut, Achmad Budiharto menjelaskan bahwa secara konstruksi, pihaknya tetap mencoba mengkaji apakah Indonesia Arena memungkinkan untuk menerapkan metode dan setting penyelenggaraan nan sudah direncanakan sebelumnya.

"Dan secara bangunan memang kita tetap mencoba, jika di Indonesia Arena memang kapabilitas lebih besar. Tapi kita tetap agak ragu apakah memungkinkan bangunan di sana alias memungkinkan metode dengan setting nan sudah kita susun jauh sebelumnya. Ya kelak kita lihat ya, tahun depan bisa jadi. Tapi kita tidak janji ya," ungkapnya.

Sementara itu, Istora Senayan dinilai secara konsep dan tata letak telah diatur sedemikian rupa untuk mendukung penyelenggaraan Indonesia Open 2026 pada 2-7 Juni 2026 mendatang. Budi pun menyatakan optimismenya terhadap jalannya turnamen ini.

"Saya sangat percaya bahwa nantinya kiprah para pemain bulu tangkis Indonesia bakal bisa dibuktikan di sini. Walaupun mungkin kemarin kita tahu banyak kekurangan sana-sini, saya kira dengan waktu persiapan nan cukup, saya percaya itu bakal memberikan untung tersendiri," tutur Budi.

[Gambas:Video CNN]

(afr/ptr)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-sport