PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan beragam program pembangunan wilayah dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Langkah tersebut dinilai krusial untuk mempercepat pembangunan sekaligus memastikan faedah program pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hal itu disampaikan Agustiar saat menghadiri Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kalimantan Tengah, Rabu (10/6).
Dalam paparannya, dia menyebut sejak awal masa kepemimpinannya berbareng Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, Pemerintah Provinsi Kalteng terus berupaya mengintegrasikan kebijakan wilayah dengan program prioritas pemerintah pusat.
“Sejak awal masa kepemimpinan, kami berkomitmen menyelaraskan kebijakan dan program strategis wilayah dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.
Menurut Agustiar, sejumlah program nan saat ini dijalankan di Kalteng mempunyai keterkaitan langsung dengan agenda pembangunan nasional.
Di antaranya support terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan Sekolah Rakyat, jasa cek kesehatan gratis, pembentukan Koperasi Merah Putih, program cetak sawah dan lumbung pangan nasional, hingga percepatan penurunan nomor stunting.
Ia menilai sinkronisasi program pusat dan wilayah menjadi aspek krusial dalam mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Program Makan Bergizi Gratis, misalnya, diharapkan bisa mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekaligus meningkatkan kualitas generasi muda.
Sementara itu, pengembangan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat nan membutuhkan.
Di sektor kesehatan, pemerintah wilayah juga mendukung penyelenggaraan program cek kesehatan cuma-cuma dan beragam langkah percepatan penanganan stunting nan hingga sekarang tetap menjadi perhatian nasional.
Selain itu, pembentukan Koperasi Merah Putih dan pengembangan sektor pertanian melalui program cetak sawah serta lumbung pangan nasional dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan.
Gubernur mengatakan keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial. Karena itu, diperlukan kerjasama nan kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, bumi usaha, serta masyarakat.
“Kita mau seluruh program nan dijalankan betul-betul terhubung dan saling mendukung. Tujuannya satu, ialah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat kemajuan Kalimantan Tengah,” tegasnya. (ovi/ans/kpg)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan beragam program pembangunan wilayah dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Langkah tersebut dinilai krusial untuk mempercepat pembangunan sekaligus memastikan faedah program pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hal itu disampaikan Agustiar saat menghadiri Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kalimantan Tengah, Rabu (10/6).
Dalam paparannya, dia menyebut sejak awal masa kepemimpinannya berbareng Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, Pemerintah Provinsi Kalteng terus berupaya mengintegrasikan kebijakan wilayah dengan program prioritas pemerintah pusat.
“Sejak awal masa kepemimpinan, kami berkomitmen menyelaraskan kebijakan dan program strategis wilayah dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.
Menurut Agustiar, sejumlah program nan saat ini dijalankan di Kalteng mempunyai keterkaitan langsung dengan agenda pembangunan nasional.
Di antaranya support terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan Sekolah Rakyat, jasa cek kesehatan gratis, pembentukan Koperasi Merah Putih, program cetak sawah dan lumbung pangan nasional, hingga percepatan penurunan nomor stunting.
Ia menilai sinkronisasi program pusat dan wilayah menjadi aspek krusial dalam mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Program Makan Bergizi Gratis, misalnya, diharapkan bisa mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekaligus meningkatkan kualitas generasi muda.
Sementara itu, pengembangan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat nan membutuhkan.
Di sektor kesehatan, pemerintah wilayah juga mendukung penyelenggaraan program cek kesehatan cuma-cuma dan beragam langkah percepatan penanganan stunting nan hingga sekarang tetap menjadi perhatian nasional.
Selain itu, pembentukan Koperasi Merah Putih dan pengembangan sektor pertanian melalui program cetak sawah serta lumbung pangan nasional dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan.
Gubernur mengatakan keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial. Karena itu, diperlukan kerjasama nan kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, bumi usaha, serta masyarakat.
“Kita mau seluruh program nan dijalankan betul-betul terhubung dan saling mendukung. Tujuannya satu, ialah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat kemajuan Kalimantan Tengah,” tegasnya. (ovi/ans/kpg)
1 hari yang lalu


English (US) ·
Indonesian (ID) ·