7 Wni Tewas Imbas Kapal Tenggelam Di Perairan Malaysia

Sedang Trending 6 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Tujuh penduduk negara Indonesia (WNI) meninggal bumi usai lenyap dalam kejadian kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Perak, Malaysia, Senin (11/5) lalu.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) Heni Hamidah mengatakan ketujuh WNI ditemukan tewas dalam proses pencarian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari 14 orang WNI nan sebelumnya dalam proses pencarian, 7 orang telah ditemukan meninggal bumi dan saat ini berada di rumah sakit di Perak untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh otoritas setempat," kata Heni dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5).

Heni menambahkan tujuh WNI lain hingga sekarang tetap belum ditemukan.

"Hingga info ini disampaikan, 7 orang lainnya tetap dalam proses pencarian," ujar Heni.

Banner Microsite Haji 2026

Kapal nan membawa 37 WNI tenggelam di perairan Pulau Pangkor pada Senin lalu. Dua puluh tiga WNI sukses diselamatkan, sedangkan 14 lainnya hilang.

Para WNI diduga hendak memasuki Negeri Jiran untuk tujuan bekerja.

Kepala Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) Perak, Mohamad Shukri Khotob, mengatakan hasil penyelidikan awal menunjukkan puluhan WNI berangkat dari Kota Kisaran, Sumatra Utara, pada 9 Mei lalu, dengan sejumlah tujuan, termasuk Penang, Terengganu, Selangor, dan Kuala Lumpur.

Berdasarkan keterangan Heni, para WNI sebagian besar tidak mempunyai arsip perjalanan nan sah.

"Kemlu bakal mengirim tim untuk melakukan penelusuran family korban nan diduga berasal dari wilayah Sumatara Utara. Hal tersebut untuk keperluan identifikasi korban nan selamat dan meninggal serta pembuatan arsip mengenai untuk penanganan selanjutnya," kata Heni.

Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kuala Lumpur berkoordinasi dengan Polis Maritim Malaysia untuk penanganan para WNI korban kecelakaan tersebut. KBRI bakal memberikan fasilitasi kekonsuleran serta arsip perjalanan bagi para WNI sesuai kebutuhan.

"Kemlu menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini dan mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan jalur non prosedural alias terlarangan untuk bekerja ke luar negeri," ucap Heni.

(blq/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional