CNN Indonesia
Selasa, 16 Jun 2026 18:30 WIB
Ilustrasi. Konsumsi minuman beralkohol, salah satu kebiasaan nan menurunkan hormon testosteron. (iStock/krisanapong detraphiphat)
Jakarta, CNN Indonesia --
Hormon testosteron mempunyai peran krusial dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama pada pria. Namun, ada sejumlah aspek style hidup nan dapat mempercepat penurunan hormon testosteron.
Faktor style hidup itu salah satu berbentuk kebiasaan sehari-hari nan dilakukan. Kira-kira, apa saja kebiasaan nan bisa menurunkan hormon testosteron?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak orang tidak menyadari bahwa ada kebiasaan jelek nan menyebabkan kadar hormon testosteron menurun lebih cepat. Selain berpengaruh terhadap kegunaan reproduksi, hormon ini juga berangkaian dengan massa otot, kepadatan tulang, suasana hati, hingga tingkat daya sehari-hari.
Dengan mengenali aspek pemicunya, seseorang dapat melakukan perubahan style hidup nan lebih sehat.
Tapi, sebelum mengetahui kebiasaan nan dapat menurunkan testosteron, krusial untuk memahami terlebih dulu apa itu hormon testosteron dan perannya bagi tubuh.
Apa itu hormon testosteron?
Menurut Harvard Health, testosteron merupakan hormon seks utama pada laki-laki nan diproduksi terutama oleh testis. Produksi hormon ini diatur oleh sinyal dari otak dan kelenjar pituitari sehingga kadarnya tetap berada dalam keseimbangan nan sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Meski identik dengan pria, testosteron juga terdapat pada wanita dalam jumlah nan lebih kecil. Hormon ini berkedudukan dalam beragam proses biologis nan berangkaian dengan pertumbuhan, perkembangan, dan kegunaan tubuh secara keseluruhan.
Fungsi hormon testosteron
Hormon testosteron mempunyai sejumlah kegunaan penting, antara lain:
- mendukung perkembangan organ reproduksi pria,
- membantu pendalaman bunyi saat masa pubertas,
- mendukung pertumbuhan rambut wajah dan tubuh,
- menjaga massa serta kekuatan otot,
- membantu menjaga kepadatan tulang,
- mendukung produksi sperma,
- berkedudukan dalam antusiasme seksual alias libido,
- membantu menjaga suasana hati dan tingkat energi.
Kebiasaan nan bisa menurunkan hormon testosteron
Ilustrasi. Kurang tidur, salah satu kebiasaan nan bisa menurunkan hormon testosteron. (Istockphoto/tommaso79)
Dikutip dari Liv Hospital, berikut kebiasaan nan bisa menurunkan hormon testosteron nan perlu diperhatikan.
1. Kurang tidur secara rutin
Kualitas tidur nan jelek dapat mengganggu proses produksi hormon dalam tubuh, termasuk testosteron.
Saat tidur, tubuh melakukan beragam proses pemulihan dan pengaturan hormon. Jika waktu tidur tidak mencukupi alias sering terganggu, produksi testosteron dapat menurun.
Gangguan tidur seperti insomnia maupun sleep apnea juga diketahui berangkaian dengan kadar testosteron nan lebih rendah dibandingkan perseorangan nan mempunyai pola tidur sehat.
2. Mengalami stres berkepanjangan
Stres kronis menjadi salah satu aspek nan sering diabaikan. Saat seseorang mengalami stres terus-menerus, tubuh menghasilkan hormon kortisol dalam jumlah lebih tinggi. Peningkatan kortisol dapat menghalang produksi testosteron sehingga keseimbangan hormon terganggu.
Akibatnya, seseorang dapat mengalami kelelahan, perubahan suasana hati, hingga penurunan antusiasme seksual.
Simak kebiasaan lain nan menurunkan hormon testosteron lainnya di laman berikutnya..
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·