7 Cara Memulai Decluttering Agar Rumah Rapi Dan Nyaman

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Rabu, 01 Apr 2026 20:45 WIB

Decluttering bisa menjadi langkah awal untuk mengembalikan kenyamanan rumah. Simak beberapa langkah memulainya berikut ini. Ilustrasi. Decluttering bisa menjadi langkah awal untuk mengembalikan kenyamanan rumah. (iStockphoto/Halfpoint)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Rumah nan terasa sumpek, susah dibersihkan, dan memicu stres sering kali menjadi tanda bahwa terlalu banyak peralatan menumpuk di dalamnya. Dalam kondisi seperti ini, decluttering bisa menjadi langkah awal untuk mengembalikan kenyamanan hunian.

Dikutip dari beragam sumber, decluttering alias aktivitas memilah dan mengurangi peralatan di rumah bukan sekadar tren merapikan hunian. Lebih dari itu, kebiasaan ini dapat membikin rumah terasa lebih lega, memudahkan aktivitas, hingga membantu Anda mengelola waktu dengan lebih efisien.

Lalu, gimana langkah memulai decluttering agar tidak terasa berat?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Pahami dulu apa itu clutter

Clutter adalah kondisi ketika rumah dipenuhi peralatan nan berceceran alias tidak tertata sehingga menghalang pergerakan dan mengurangi kegunaan ruang. Sebelum mulai menyingkirkan barang, ada baiknya Anda mengusulkan beberapa pertanyaan pada diri sendiri:

• Apakah peralatan ini betul-betul saya gunakan?
• Apakah saya mempunyai peralatan lain dengan kegunaan serupa?
• Jika peralatan ini rusak, apakah saya bakal segera menggantinya?
• Apakah peralatan ini memang semestinya berada di ruangan ini?
• Apakah peralatan ini punya tempat penyimpanan tetap?

Jika jawabannya condong tidak, bisa jadi peralatan tersebut sudah termasuk clutter.

2. Pilih waktu nan tepat

Jangan mulai decluttering saat Anda sedang sibuk alias kelelahan. Luangkan waktu unik agar prosesnya terasa lebih ringan dan Anda bisa memandang hasilnya secara bertahap. Keberhasilan mini di awal bakal membikin Anda lebih semangat melanjutkan.

3. Kerjakan sedikit demi sedikit

Salah satu kesalahan nan sering terjadi adalah mau merapikan seluruh rumah sekaligus. Alih-alih efektif, langkah ini justru bisa membikin Anda kewalahan.

Mulailah dari satu area kecil, misalnya satu lemari dapur, satu laci meja, alias satu rak buku. Setelah selesai, lanjutkan ke area berikutnya.

Agar lebih terstruktur, pisahkan peralatan ke dalam beberapa golongan :

- Sering digunakan: Barang nan dipakai sehari-hari dan perlu mudah dijangkau.
- Simpan: Barang nan mau tetap dimiliki, tetapi tidak digunakan setiap hari.
- Donasi: Barang nan tetap layak pakai namun sudah tidak Anda butuhkan.
- Jual: Barang berbobot nan tetap bisa dijual kembali.
- Daur ulang alias buang: Barang rusak alias tidak layak pakai.

Cara ini membantu Anda mengambil keputusan dengan lebih jelas tanpa menumpuk semuanya kembali.

5. Jangan simpan lantaran argumen emosional semata

Messy dining room of a house after just moving in. There are moving boxes everywhere.Ilustrasi. Decluttering bisa menjadi langkah awal untuk mengembalikan kenyamanan rumah. (iStockphoto/Marc Dufresne)

Banyak orang susah melepas peralatan lantaran argumen kenangan alias merasa sayang jika dibuang. Tidak ada nan salah dengan menyimpan kenang-kenangan, tetapi pastikan peralatan tersebut betul-betul memberi makna.

Tanyakan pada diri sendiri, apakah saya menyimpannya lantaran betul-betul membutuhkannya, alias hanya lantaran merasa tidak lezat membuangnya?

Terlalu banyak peralatan sering kali bukan lantaran kebutuhan, melainkan kemauan alias kebiasaan konsumtif.

6. Pastikan setiap peralatan punya 'rumah'

Barang nan tidak mempunyai tempat penyimpanan tetap bakal mudah kembali berserakan. Jika Anda memutuskan untuk menyimpannya, tentukan letak unik agar rumah tetap rapi dalam jangka panjang.

Jika ruang penyimpanan sudah penuh, mungkin itu tanda Anda memang mempunyai terlalu banyak peralatan untuk ukuran rumah.

7. Lakukan secara konsisten

Decluttering bukan proses instan, tidak kudu diselesaikan dalam satu hari. Dengan kemajuan mini namun konsisten, rumah perlahan bakal terasa lebih lega, lebih mudah dibersihkan, dan lebih nyaman untuk ditinggali.

Rumah nan rapi bukan hanya lezat dipandang, tetapi juga berakibat pada kesehatan mental. Ruang nan lebih lapang memberi Anda kesempatan untuk kembali menikmati aktivitas di rumah, mulai dari memasak hingga menjalani kegemaran baru.

(anm/asr)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-lifestyle