CNN Indonesia
Jumat, 26 Jun 2026 17:15 WIB
Ilustrasi. Berikut beberapa langkah membikin warna bibir lebih cerah. (Freepik.com/freepik)
Jakarta, CNN Indonesia --
Bibir yang terlihat kusam sering bikin penampilan terasa kurang segar. Tak heran, banyak orang mencari langkah mencerahkan warna bibir agar tampak lebih sehat.
Warna bibir sebenarnya tidak bisa dicerahkan secara instan. Warna alami bibir dipengaruhi banyak hal, mulai dari genetik, kebiasaan sehari-hari, paparan matahari, hingga iritasi dari produk nan dipakai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut beberapa langkah membikin warna bibir tampak lebih cerah dan sehat.
1. Pakai lip balm dengan SPF
Bibir juga bisa terdampak sinar matahari. Paparan UV dapat membikin bibir kering, rusak, dan tampak makin kusam.
Mengutip dari Cleveland Clinic, salah satu langkah mencegah bibir kering dan pecah-pecah adalah memakai lip balm dengan SPF sebelum keluar rumah. Perlindungan ini penting, terutama bagi orang nan sering beraktivitas di luar ruangan.
Gunakan lip balm ber-SPF pada pagi alias siang hari, lampau ulangi pemakaiannya jika banyak berkeringat, makan, minum, alias terlalu lama berada di luar ruangan.
2. Jaga bibir tetap lembap
Bibir nan kering, pecah-pecah, dan mengelupas biasanya tampak lebih gelap alias kusam. Karena itu, menjaga kelembapan bibir menjadi langkah dasar nan tidak boleh dilewatkan.
Penggunaan lip balm alias salep pelembap dapat membantu mencegah bibir kering. Produk seperti ini bisa dipakai saat bangun tidur, sebelum tidur, alias ketika bibir mulai terasa kering.
Pilih pelembap bibir nan sederhana dan nyaman di kulit. Bagi pemilik bibir sensitif, sebaiknya hindari produk nan terlalu banyak pewangi, rasa, menthol, alias bahan nan terasa panas dan perih.
3. Hindari produk bibir nan memicu iritasi
Bibir nan tampak menggelap tidak selalu terjadi lantaran warna alami. Pada sebagian orang, perubahan warna bisa muncul akibat iritasi alias alergi dari produk nan menyentuh bibir.
Melansir studi nan diterbitkan di Medicina Oral Patologia Oral y Cirugia Bucal, kondisi ini biasa dikenal dengan pigmented contact cheilitis, ialah perubahan warna kecokelatan hingga kehitaman pada bibir akibat reaksi iritasi alias alergi. Pemicunya bisa berasal dari lipstik, lip balm, pasta gigi, alias bahan tertentu dalam produk perawatan.
4. Jangan sering menjilat alias mengelupas bibir
Ilustrasi. Cara membikin warna bibir lebih cerah adalah menghindari menjilati bibir. (Nindya Putri Hermansyah)
Saat bibir terasa kering, sebagian orang otomatis menjilat bibir agar terasa basah. Padahal, kebiasaan ini justru bisa membikin bibir makin kering.
Kondisi ini disebut lip licker's dermatitis, ialah peradangan bibir akibat kebiasaan menjilat bibir berulang. Air liur dapat mengiritasi kulit bibir, membuatnya kering, meradang, dan tampak lebih kusam.
Hal nan sama juga bertindak untuk kebiasaan menggigit alias mengelupas kulit bibir. Kulit bibir nan dipaksa terkelupas bisa menjadi luka kecil, perih, dan makin mudah iritasi.
5. Eksfoliasi pelan dan jangan berlebihan
Eksfoliasi bibir boleh dilakukan sesekali untuk mengangkat kulit mati. Tapi, caranya kudu lembut dan tidak berlebihan.
Hindari menggosok bibir terlalu keras, apalagi saat bibir sedang pecah-pecah, perih, berdarah, alias meradang. Dalam kondisi seperti itu, konsentrasi utama sebaiknya melembapkan bibir lebih dulu, bukan mengeksfoliasinya.
Eksfoliasi nan terlalu garang justru bisa membikin bibir iritasi. Alih-alih tampak cerah, bibir bisa terlihat makin merah, kering, alias gelap lantaran peradangan.
Kapan perlu periksa ke dokter?
Perubahan warna bibir nan terjadi perlahan biasanya berangkaian dengan kebiasaan, paparan matahari, alias iritasi. Tapi, pemeriksaan ke master kulit tetap diperlukan jika warna bibir berubah mendadak, muncul bercak gelap tidak rata, ada luka nan tidak sembuh, terasa nyeri, alias disertai perdarahan.
Bibir nan sehat tidak selalu kudu berwarna merah muda. nan terpenting, bibir terasa nyaman, tidak mudah pecah-pecah, dan tampak segar sesuai warna alaminya.
(anm/els)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·