33 Ribu Keluarga Di Iran Kehilangan Rumah Imbas Serangan As-israel

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 33.000 family di Teheran Iran kehilangan rumah mereka imbas serangan brutal Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari.

Juru bicara Wali Kota Teheran, Abdolmohar Mohammadkhani, menyampaikan info tersebut pada Rabu (1/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Mohammadkhani mengatakan pemerintah siap membantu family nan tedampak imbas serangan AS-Israel.

Bantuan itu berupa support pembaharuan hingga support secara finansial.

"Renovasi berkisar dari perbaikan mini seperti kaca, pintu, dan jendela hingga rekonstruksi besar alias pembaharuan total," kata Mohammadkhani, dikutip Al Jazeera.

Dia mengatakan 1.869 family mengalami kesulitan perumahan, sementara sekitar 1.245 family direlokasi ke 23 kompleks perumahan.

[Gambas:Video CNN]

Mohammadkhani mengatakan perbaikan sejauh ini sudah dimulai ke lebih dari 4.000 unit hunian, baik nan dilakukan sendiri maupun nan didukung secara finansial oleh pemerintah kota.

AS dan Israel menggempur habis-habisan sejumlah kota di Iran dari Teheran hingga Isfahan. Operasi ini menyebakan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan ribuan penduduk sipil tewas.

Iran meluncurkan serangan jawaban ke Israel dan aset milik Amerika Serikat di negara-negara Teluk. Pasukan Korps Garda Revolusi (IRGC) juga menutup jalur perdagangan minyak dunia Selat Hormuz untuk menekan musuhnya.

Hingga kini, mereka tetap bertempur. Presiden AS Donald Trump sesumbar sedang negosiasi dengan Iran untuk menghentikan perang.

Namun, di waktu nan sama, AS juga meluncurkan pasukan terjun payung dan siap menginvasi Pulau Kharg.

(isa/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional